Archive for July, 2006

Jul 30 2006

Puding Susu Soklat buat Sascha

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Orang yang rajin belajar disertai keteguhan iman tidak akan menemui kesusahan yang besar. <Goethe>

Beberapa hari yang lalu, sepupukuw tersayang meminta resep puding coklat sekalian sama vla-nya. Dia bosen sama puding instan, katanya. Jadi, inilah Puding Susu Soklat* buat Sascha :9

Oia, Tew! Untuk vla pudingnya bikin setengah resep aja yac (udah lebih dari cukup kok) ;)

Puding_coklat3Puding Coklat
untuk 8-10 cetakan agar-agar satuan
Sumber: Yasaboga-Buku Puding Agar-Agar Favorit Keluarga

Bahan:
Puding coklat:
1 bungkus agar-agar bubuk
100 gr dark cooking chocolate, iris tipis
25 gr coklat bubuk
750 ml susu cair
1 butir telur, kocok dengan 2 sdm susu cair dalam suatu wadah
100 gr gula pasir

Vla:
1/4 sdt vanili
50 gr maizena, cairkan
1000 ml susu
4 butir kuning telur, kocok hingga lembut
200 gr gula pasir

Cara membuat:
Puding coklat:
1. Larutkan coklat bubuk dengan 1/3 bagian susu. Campur dan aduk: agar-agar dan sisa susu, didihkan sambil diaduk. Masukkan gula, larutan coklat, dan coklat iris, aduk hingga semua larut.
2. Tuang sebagian adonan agar-agar coklat panas ke campuran telur + susu, aduk cepat dan tuang kembali ke adonan agar-agar coklat, aduk rata hingga mendidih kembali. Tuang ke dalam cetakan.

Vla:

Jerangkan susu dan vanili, masukkan cairan maizena dan gula pasir, aduk hingga mengental. Tuang beberapa sendok adonan ke wadah kuning telur, aduk. Setelah rata, tuang kuning telur + adonan tersebut kembali ke panci, jerang di atas api kecil sambil terus diaduk hingga matang. Angkat, aduk hingga dingin supaya tidak terbentuk lapisan (melangit). Bila diinginkan, masukkan 2 sdm rhum/kirsch/esens rhum.

NB: Tew, di sini juga ada resep puding coklat yang wuenyak, aku udah pernah nyoba. Kalo mau bikinnya lebih gampang lagi, coba dulu gak usah pake telur. Selamat mencoba ya! :)

*Sengaja nulisnya ‘Soklat’ biar sedikit berima, hehe ;P

Pesan moral: Coklat bisa membuat kita bahagia :)
Pertanyaan: Ada yang punya resep puding coklat enak yang lebih simpel, mungkin?

No responses yet

Jul 28 2006

German Potato Aurore Salad

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Cara untuk berbahagia adalah bebaskan hatimu dari kebencian, dan pikiranmu dari kekhawatiran. Hiduplah sederhana, berharaplah sedikit dan banyaklah memberi. <Mattern>

Yo. Hari ini bikin salad lageh. Hehe. Jangan bosen yaaa. Ini dipilihin resep yang paling wuenyak kok. Jadi tu isinya salad kentang, pake saus krim tomat, dicampur sama cacahan tomat segar dan paprika, dan ditaburi dengan parmesan cheese. Hmm, kebayang kan enyaknya dimakan anget-anget :9

German_potato_aurore_salad1German Potato Aurore Salad

Untuk 1 porsi

Bahan:

2 buah kentang ukuran sedang, dipotong dadu 1×1x1cm, di-blanching setengah matang (kurleb 5 menit), tiriskan

1 buah tomat segar, buang biji, dipotong-potong dadu kecil 1×1x1mm

1/4 buah paprika hijau, dipotong-potong dadu kecil 1×1x1mm

25 gr unsalted butter

1 siung bawang putih, dicincang halus

10 gr tepung terigu

150 ml susu segar

15 ml fresh cream

1 sdt pasta tomat

1 1/2 sdm parmesan cheese

Daun mint dan parmesan cheese, untuk taburan dan garnish.

Cara membuat:

1. Panaskan butter dalam saucepan, masukkan bawang putih, saute hingga harum. Masukkan tepung terigu, aduk hingga rata.

2. Sedikit-sedikit masukkan susu cair dan fresh cream, aduk rata menggunakan ballon whisk. Masukkan pasta tomat, aduk hingga rata kembali.

3. Masukkan kentang, kecilkan api. Biarkan hingga susu dan krim menjadi agak mengental, sambil sesekali diaduk. Masukkan potongan tomat segar, aduk rata. Masak hingga kentang matang dan empuk.

4. Menjelang diangkat, masukkan potongan paprika, aduk rata. Biarkan sebentar lalu angkat. Masukkan parmesan cheese, aduk rata. Taburi dengan cincangan daun mint dan siap disajikan dengan parmesan cheese. Mmm, nyam-nyam! :9

Pesan Moral: Ini resep cocok banged nih untuk yang lagi pengen menggemukkan badan. Kentang-Susu-Krim-Keju. Mantabh!

Pertanyaan: Kenapa dikasi nama german potato ya?

No responses yet

Jul 27 2006

Angel Cake

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Mewujudkan mimpi, jangan dulu membayangkan sukses besar yang mungkin diraih. Jauh lebih penting menyusun rencana lebih detil untuk membuat sukses-sukses kecil. <Oprah Winfrey>

Hmm, liat banyak putih telur sisa kemaren bikin Africain Gateau, enaknya diapain yah? Cari-cari resep yang cuman pake putih telur, eh nemu resep Angel Cake. Konon ceritanya, Angel Cake ini tercipta karena ada resep Devil’s Food Cake. Eh, ato kebalikannya ya?

Jadi, Devil’s Food Cake itu cake coklat yang di tengahnya ada lapisan ganache coklat dan ditutup lagi dengan ganache coklat sehingga (sudah dapat dipastikan) rasa coklatnya sangat intens. Ditambah lagi, cake ini juga menggunakan telur dan kuning telur yang banyak, jadilah namanya Devil’s Food Cake. Hehe, emang ’setan’ banget deh ni cake.

Nah, Angel Cake ini kebalikannya dari Devil’s Food Cake. Bikinnya cuman pake putih telur, terus takaran gulanya juga gak banyak karena udah dibantu sama rasa manis dari buah-buahan kering, rasanya juga ringan (ga maghtegh). Cocok banget deh ni cake buat nemenin nge-teh sore-sore. Hmm, nyam-nyam! :9

Angel_cake3_1Angel Cake

untuk 1 loyang loaf

Bahan:

8 putih telur

125 gr gula pasir halus

125 gr tepung terigu serbaguna

2 sdm susu bubuk

125 gr mentega, dilelehkan

1/2 sdt garam

100 gr campuran kismis, ceri merah, ceri hijau, dipotong kecil-kecil, taburi dengan tepung tipis-tipis.

Cara membuat:

1. Kocok putih telur sampai berbusa. Masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga kaku.

2. Masukkan ayakan tepung terigu dan susu bubuk, aduk rata. Masukkan garam, aduk rata kembali.

3. Tuang mentega cair. Setelah teraduk rata, masukkan campuran kismis-ceri merah-ceri hijau, aduk rata kembali.

4. Tuang ke dalam loyang loaf yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung. Oven dengan suhu 180 derajat celcius selama 30-45 menit. Setelah matang, potong-potong, siap disajikan hangat-hangat! :9

Pesan Moral: Jadi, tidak perlu merasa bersalah kan untuk menikmati sepotong cake? :)

Pertanyaan: Resep apalagi ya yang menggunakan putih telur?

2 responses so far

Jul 26 2006

Caesar Salad

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Anda bukan orang kaya, kecuali punya sesuatu yang tidak dapat dibeli dengan uang. <Garth Brooks>

Hari ini bikin macam-macam salad and dressing. Hmm, berasa kayak embek nih, abisnya tiga resep ketemunya sama sayuran hejo lagiii, sayuran hejo lagi. Tapi gapapa, sehat. Amin. Ini dia salah satu resepnya ;)

Caesar_salad2Caesar Salad

untuk 2 porsi

Bahan:

Selada keriting, 2 lembar

Selada iceberg, sobek-sobek pakai tangan

1 butir telur rebus, potong menjadi 6-8 bagian

Crouton (2 lembar roti, buang pinggirnya, potong dadu, saute dengan 30 gr butter hingga kering dan kecoklatan)

1 lembar beef bacon (potong 1×1 cm, saute dengan sedikiiit butter hingga kering)

1 potong anchovies, potong menjadi 10 bagian

15 gr parmesan cheese

Dressing:

2 kuning telur

1 siung bawang putih, dicincang halus

50 ml olive oil

20 ml balsamic vinegar

1/4 buah lime juice

Cara membuat:

Caesar_salad31. Dressing: kocok kuning telur dan bawang putih dengan ballon whisk. Sedikit-sedikit masukkan secara bergantian olive oil dan balsamic vinegar (seperti membuat mayonaise). Masukkan lime juice, aduk rata. Sisihkan.

2. Susun selada keriting, selada iceberg, telur rebus di piring saji. Taburi dengan crouton, beef bacon, anchovies dan parmesan cheese. Siap disajikan dengan dressing-nya! Hmm, segaaarrrr! :9

Pesan Moral: Nyusun hejo-hejonya sih keciiil, tapi dressing-nya itu yang ribet. Jadi, kalo mo nyalad (maksudnya makan salad, red) mending dressing dibikin sehari sebelumnya. Masukin kulkas, biar dingin. Nanti saladnya jadi tambah suegerrr deh! Selamat mencoba! ;)

Pertanyaan: Sebenernya di seluruh dunia ada berapa macam salad yang terkenal ya?

No responses yet

Jul 25 2006

Pizza Pelipur Lara

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Cara yang benar untuk membuat diri kita bahagia adalah dengan mencintai pekerjaan kita dan menemukan kesenangan saat melakukan pekerjaan tersebut. <Francois R>

Ngg, tadinya niatan hari ini mo eksperimen bikin bakpao ayam. Kemaren udah nyiapin bahan-bahannya dan menilik resep-resep bakpao yang sekiranya mudah dibuat. Tapi ternyata, Terereeeng! Timbangan gue -yang buat nimbang bahan-bahan kue- rusak. Entah kenapa? Huhuhu, dongkol banget hati ini. Mending kalo gue tau rusaknya kenapa, tapi ini tiba-tiba aja rusak. Padahal terakhir gue pake, dianya masih sehat wal’afiat. Emang si, kemaren sempet dipindahtempatkan oleh seseorang karena suatu hal.

Bonyok cuman ngomong, "Beli aja lagi.." Heh? Haduh, bukan itu maksudkuuu. Tapi seenggaknya kalo ada yang ngerusakin (baik sengaja maupun tidak sengaja) tu kudu bertanggung jawab. Paling enggak, ngomong. Kalo solusinya beli lagi, takutnya di waktu yang akan datang, akan terulang kejadian yang sama. Istilahnya, ngegampangin gitu. Ugh, paling gak suka deh. Makanya seharian ini, gue melakukan aksi tutup mulut. Makan ati deh gue.. Makan ati.. *ala bintang iklan salah satu produk minuman botol*

Mungkin banyak yang mengira timbangan itu hal yang sepele, percaya deh sebenernya timbangan itu termasuk peralatan gue yang sangat penting. Lah wong, nimbang bahan-bahan kan pake timbangan. Selain menggunakan ukuran cup, ampir di setiap resep tuh pasti takarannya selalu gram-gram-an, yang selalu membutuhkan timbangan. Hu-uh, bener-bener mematikan hasrat membuat bakpao nih.

Yasuw, walo gak jadi bikin bakpao, tapi ni tangan udah keburu gatel pengen ngadon. Liat kulkas, ada neapolitan sauce yang kemaren dipraktekin waktu bikin berbagai macam sauce di JCC. Katanya sauce ini bisa buat olesannya pizza. Ya udah deh, bikin pizza aja kali ya? Ngubek-ngubek lagi, ada daging asap dan sosis. Bongkar-bongkar lagi, nemu seonggok paprika sama tomat. Nengok di pintunya kulkas, aah ada parmesan cheese dan mozarella cheese. Yah, judulnya hari ini bikin-pizza-jejadian-dengan-bahan-ala-kadarnya.

Pizza1Pizza-Pelipur-Lara

untuk 2 loyang

Bahan:

Dough:

3 1/2 cup tepung terigu

250 ml air hangat

2 sdm minyak sayur/olive oil

1 bungkus fermipan

Gula dan garam secukupnya

Neapolitan sauce:

1 sdm minyak

1 siung bawang putih, cincang halus

1 buah bawang merah, cincang halus

1/6 buah bawang bombay, cincang halus

1 buah tomat, di-blanching, kupas kulit, buang biji, potong kotak-kotak kecil

1 sdm pasta tomat

1 sdm saus tomat

100 ml air

1 lembar bayleaves

Sejumput oregano

1/4 sdt garam

Topping:

Beberapa lembar daging asap, dipotong kotak 1×1 cm

1 buah sosis, dipotong-potong tipis

Paprika, dipotong-potong memanjang

Tomat, dipotong-potong memanjang

Parmesan cheese dan mozarella cheese, untuk taburan.

Cara membuat:

1. Dough: Semua bahan dicampur jadi satu. Uleni hingga kalis. Bulatkan. Taruh di suatu wadah dan ditutup dengan lap basah. Biarkan mengembang selama kurleb 30 menit.

Pizza32. Neapolitan sauce: Panaskan minyak. Tumis bawang putih, bawang merah dan bawang bombay, hingga harum dan kecoklatan. Masukkan tomat, aduk rata. Masukkan pasta tomat dan saus tomat, aduk rata. Masukkan air, aduk rata kembali. Terakhir, masukkan bayleaves dan oregano, masak hingga air menyusut. Beri garam, aduk rata. Angkat dan siap digunakan.

3. Setelah 30 menit, adonan roti dikempeskan. Bagi menjadi dua, bulatkan dan pipihkan adonan. Olesi minyak sayur pada loyang, letakkan adonan yang sudah dipipihkan. Tusuk-tusuk permukaan adonan dengan garpu, lalu olesi kembali dengan minyak sayur. Oleskan neapolitan sauce, lalu taburi dengan potongan daging asap dan sosis, taburi potongan paprika dan tomat. Taburi parmesan cheese dan terakhir, taburi mozarella cheese.

4. Masukkan ke dalam oven dengan suhu 200 derajat celcius selama 15-20 menit. Siap disajikan hangat! :9

Pesan Moral: Baru merasakan seberapa pentingnya suatu benda setelah benda itu hilang atau rusak. Damn.

Pertanyaan: Timbangan gue bisa diperbaiki gak ya?

No responses yet

Jul 22 2006

Africain Gateau (for My Big Bro’s Birthday)

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Bagi orang yang benar-benar mau dan minat, tidak ada sesuatu yang mustahil. <Mirabeau>

Lagi merasa sungguh berdosa nih. Punya kakak cuman satu-satunya, tapi bisa-bisanya lupa sama hari ulang tahunnya. Huhuhu :’(

Bayangin dooong, jogging bareng, becanda-becandi, ketawa-ketiwi bareng 4 putaran di Senayan, tapi sama sekali nggak ngeh kakaknya ultah. Sama sekali nggak ada wangsit yang mengingatkan dirikuh mengenai tanggal 22 Juli inih. Hu-uh. Bahkan friendster pun -yang biasanya membantu dirikuw dalam mengingatkan dari jauh-jauh hari mengenai ultah teman-temanku- ikutan mengunci mulutnya rapat-rapat. Friendster nih! Huh! *nyalahin dan jitak friendster*

Hehe. Nggaak, nggak. Gue nggak pengen nyalahin siapa-siapa. Salah gue sendiri. Yah, namanya juga lupa, kan lupa berarti gak inget ya? Lagian, Ayuuu jugaaa manusiaaa.. ;P

Ya udah, memohon maaf sedalam-dalamnya kepada Mas Yud. Lupa bukan berarti gak sayang loh. Beneran. Untuk menebusnya dan sebagei rasa penyesalanku yang mendalam, hari ini abis jogging buru-buru cari resep cake internasional yang yameh di internet. Biasanya kalo mau bikin cake-cake besar internasional ini gue agak-agak mikir, abis pake telurnya banyak, belum lagi takut gagal, terus males ribet, dan alasan-alasan lain yang selalu mampu bikin gue mengurungkan niat gue untuk bikin cake-cake inih. Tapi untuk hari yang spesial ini, gue singkirkan semua alasan-alasan ituh, dan niatnya cuman satu, bikinin cake yang enak buat Mas Yud di hari ultahnya :)

Akhirnya abis mandi, gue langsung cabut beli bahan-bahan di toko bahan kue, terus gue nguplek sendiri di dapur. Dan, terciptalah Africain Gateau ini. Agak sedikit dimodif, mengingat mas Yud gak kuat rhum dan karena baru bikin pertama kali, gue baru bisa bikin 2 lapis, jadinya bikin vla-nya juga cuman separo resep. Pokoknya selamat ulang tahun ya, Mas Yud. Panjang umur, sehat selalu, sukses jadi Bapak RT-nyah, hihihi.. ;)

Africain_gateau3Africain Gateau

sumber: Majalah Santap dan Riana NCC, modif: Ayu

Bahan:

Sponge Cake:

100 gr tepung terigu protein sedang, ayak

30 gr tepung maizena

30 gr coklat bubuk

8 kuning telur

5 putih telur

175 gr gula bubuk

75 gr mentega tawar, dilelehkan

Sirup rhum/simple syrup:

100 gr gula pasir halus

80 ml air

4 sdm rhum (gue ganti pake 1/4 sdt esens orange)

Vla:

8 kuning telur (gue pake 4 kuning telur)

90 gr tepung maizena (gue pake 45 gr)

700 ml susu cair (gue pake 100 ml susu evaporasi + 250 ml susu cair)

150 gr gula pasir (gue pake 75 gr)

4 sdt rhum (gue pake 1/2 sdt esens orange)

2 kaleng (@ 312 gr) jeruk mandarin kalengan, tiriskan. (gue pake 1 kaleng)

Coklat bubuk untuk taburan

Cara membuat:

1. Olesi loyang persegi ukuran 22 cm dengan mentega. Lapisi dasar loyang dengan kertas roti. Panaskan oven pada suhu 180 derajat celcius.

2. Ayak terigu, maizena dan coklat bubuk sebanyak 2 kali. Sisihkan. Dengan mikser berkecepatan tinggi, kocok semua telur hingga mengembang.

3. Bertahap, masukkan gula sambil terus dikocok hingga mengembang dan kental (jika adonan dijatuhkan dari spatula, akan membentuk pita yang membekas di atas adonan dan lama hilangnya).

4. Ayak campuran terigu ke dalamnya, aduk balik dengan spatula. Terakhir, masukkan sedikit adonan tepung ke dalam mentega cair untuk mengentalkan, aduk balik sampai rata. Kemudian balik masukkan adonan mentega dalam beberapa tahap ke dalam adonan tepung. Aduk balik hingga rata.

5. Tuang adonan ke dalam loyang, panggang hingga matang (30 menit). Keluarkan dan taruh loyang di atas rak kawat. Setelah 5 menit, keluarkan cake, buang kertas roti. Dinginkan di atas rak kawat.

6. Setelah dingin, belah cake menjadi 2 bagian. Taruh kembali selapis cake ke dalam loyang yang sudah dilapisi plastik ukuran 22 X 30 cm. Basahi permukaan cake dengan simple syrup. Sisihkan.

7. Sirup rhum/simple syrup: Campur gula dan air, rebus sampai gula larut (tidak perlu mendidih). Setelah dingin, masukkan rhum/esens orange.

Africain_gateau1 8. Vla: Kocok lepas telur, maizena dan sedikit susu. Sisihkan. Rebus sisa susu dan gula, aduk hingga mendidih. Angkat, tuang sebagian susu panas ke dalam campuran telur, aduk cepat (dipancing). Tuang kembali telur ke dalam susu panas, aduk. Rebus kembali, sambil diaduk-aduk hingga mengental. Angkat dan setelah dingin (tidak beruap), masukkan rhum/esens orange dan jeruk, aduk.

9. Penyelesaian: Hangat-hangat, tuang vla ke atas cake di dalam loyang. Ratakan dengan cepat sebelum vla mengeras. Tutup dengan lapisan cake yang lain. Tekan-tekan sedikit untuk meratakan. Angkat plastik keluar dari loyang (dapat minta bantuan orang lain untuk mengangkat cake bersama-sama). Potong pinggiran cake dengan pisau untuk merapihkan cake. Pindahkan ke piring saji. Taburi dengan coklat bubuk. Siap disajikan! :9

Pesan Moral: Lupa itu wajar *halaaah, mencari pembenaran diri ginih, hehee*

Pertanyaan: Africain Gateau itu cake yang berasal dari mana, hayoo? Afrika ato Prancis?

2 responses so far

Jul 17 2006

Brownies Kukus

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Siapapun bisa melakukan sesuatu yang diinginkannya jika mempunyai kuncinya, yaitu motivasi. <Arnold Glasgow>

Yippieee! Akhirnya gue berhasil bikin brownies kukus! Dulu, setiap gue bikin brownies kukus pasti hasilnya ajaib. Kering di luar dan di pinggir, tapi ajaibnya bagian tengahnya masih basah. Atau, dikukus dengan api besar (sampe dandangnya beruap banyak) dan tutupnya sudah dilapisi serbet, tapi ajaibnya permukaan brownies masih aja bergelombang. Hu-uh, bikin sebeeell banged deh.

Sampe-sampe akhirnya gue pundung, gak mau nyoba-nyoba lagi resep brokus. Abis kebanyakan gagalnya dibanding berhasilnya. Begitu liat ada resep brokus, langsung dilewatin, pura-pura gak kenal. Pokoknya musuhan sama brokus. Titik.

Sampe kemaren, gue lagi getol-getolnya bikin bolu kukus. Bedanya, kalo brokus, gue tinggal. Tapi kalo bolkus, gue malah penasaran kenapa sih bolkus gue -yang kata semua orang, bikinnya amit-amit gampangnya- gak bisa mekar? Gue penasaran sampe titik tertinggi deh, pokoknya.

Dan setelah dicoba berulang kali, diketahui bahwa penyebabnya adalah dikocoknya kurang lama (istilahnya sampai kental, mengembang, berjejak, putih, dll) dan bahan-bahannya jangan langsung dimasukin semua (hal ini dikarenakan mixer gue super duper imut dan mungil, hehe). Akhirnya? Berhasil! ^_^

Nah, dari situ, gue jadi keinget sama pengalaman bikin brokus gue yang gagal mulu. Gue coba terapin tehnik bolkus di resep brokus. Hasilnya? Voila! It’s work.. It’s work.. *a la bintang iklan salah satu produk pembalut*

Dari sekian banyak resep brokus yang beredar di milis, gue coba yang bahan-bahannya tersedia di rumah gue. Kemaren bikinnya, pagi ini gue sarapan pake tu brokus, teksturnya masih tetap empuk dan lembut. Hmm, nyam-nyaaamm. Ini dia resepnya!

Brokus1Brownies Kukus

Sumber: Pak Sahak dari milis NaturalCookingClub, dimodif sama gue

untuk 12 potong

Bahan:

75 gr dark chocolate cooking

50 gr butter

3 butir telur

125 gr gula

1/2 sdm emulsifier

50 gr terigu

10 gr maizena

20 gr susu bubuk

20 gr coklat bubuk

1/4 sdt garam

1/2 sdt baking powder

50 gr meises (untuk taburan)

Cara membuat:

1. Panaskan kukusan hingga beruap banyak.

2. Tim dark chocolate cooking dan butter sampai cair. Angkat dan dinginkan.

Brokus63. Kocok telur dan gula sampai mengembang (3 menit). Masukkan emulsifier, kocok kembali sampai putih, kental dan berjejak (5-7 menit). Masukkan campuran dark chocolate cooking dan butter. Aduk hingga rata. Masukkan secara bertahap ayakan campuran tepung, maizena, susu bubuk, coklat bubuk, garam dan baking powder. Aduk hingga rata kembali.

4. Tuang sebagian adonan ke dalam loyang yang sudah dilapisi kertas roti. Kukus selama 10-15 menit. Angkat dari kukusan, taburi meises, kemudian tutup dengan adonan sisa. Kukus kembali sampai matang 15-20 menit. Siap disantaaapp! Gak kalah deh rasanya sama brownies kukus terkenal yang ada di Bandung ;)

Pesan moral: Lagi-lagi pepatah "di setiap kejadian, selalu ada maksud di balik kejadian itu sendiri" terulang kembali pada dirikuw.

Pertanyaan: Bagian tengah brokus, selain bisa ditaburi meises, bisa ditaburi dengan apalagi?

No responses yet

Jul 17 2006

Chicken Clear Soup

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Tuhan menjanjikan peluang yang lebih besar ketika kita terbukti mampu menjalani dan menyelesaikan hal-hal kecil dengan baik. <H. Ross Perot>

Soup ini enak banget dimakan anget-anget. Rasanya ga ‘berat’ -wong kuahnya disruput gitu aja enak kok- tapi cukup mengenyangkan kalo dimakan malem hari, kalo lagi kelaperan. Jadi buat yang lagi berdiet-ria, dijamin gak akan terlalu merasa ‘berdosa’. Hihihi. Cara bikinnya juga mudah :)

Chicken_clear_soup1Chicken Clear Soup

untuk 1 porsi

Bahan:

Kaldu ayam:

2 sdm minyak wijen

150 gr chicken bone

50 gr bawang bombay, dipotong asal

25 gr wortel, dipotong asal

15 gr bawang putih, dipotong asal

10 gr daun seledri

1 sdt biji ketumbar

1 sdt lada hitam utuh

500 ml air

Soup:

1 sdm minyak sayur

100 gr daging paha ayam, dipotong ukuran 1×1x1 cm

50 gr wortel, dipotong ukuran 1×1x1 cm

15 gr kacang polong

5 gr daun bawang, potong tipis miring

1 sdt seasoning/chicken powder

1 sdt lada putih

1/2 sdt gula

1/4 sdt garam

2 sdm saus tomat

Cara membuat:

1. Kaldu ayam: Panaskan minyak dalam sauce pan, masukkan chicken bone, masak hingga matang. Masukkan bawang bombay, wortel, bawang putih, daun seledri, biji ketumbar dan lada hitam utuh, masak hingga layu. Masukkan air, biarkan selama kurleb 10 menit. Angkat dan saring.

2. Saute daging ayam dengan minyak sayur hingga matang. Sisihkan.

3. Panaskan kembali kaldu ayam dalam sauce pan dengan api kecil, masukkan daging ayam, wortel, seasoning, lada putih, garam, gula dan saus tomat, aduk hingga tercampur rata. Biarkan selama 10 menit dengan api kecil (shimmering).

4. Setelah 10 menit, masukkan kacang polong dan daun bawang. Biarkan selama kurleb 1 menit. Angkat dan siap disajikan hangat. Hmm, yameeehhh! :9

Pesan moral: Kaldu ayam ini selain buat bikin clear soup, juga dasar dari bikin chicken viloute, cream soup dan chowder soup.

Pertanyaan: Selain kaldu ayam, ada kaldu apalagi?

No responses yet

Jul 16 2006

Bubur Ayam Spesial

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Walaupun agama dan ilmu wilayahnya terpisah satu sama lain, namun antara keduanya terdapat pertalian dan hubungan timbal balik yang kuat. <Albert Einstein>

Alkisah pada suatu pagi yang cerah, tiga orang anak manusia -yang sesudah kelelahan berlari pagi dan merasa perlu menambah tenaga- berupaya keras mencari bubur ayam langganannya. Hal itu dikarenakan tempat mangkal si abang bubur ayamnya sedang digunakan sebagai tempat acara sebuah handphone -yang dikenal dengan sebutan henfon sejuta umat-. Terpaksalah tiga anak manusia ini berusaha mencari bubur ayam yang lain dan mengharap akan menemukan seonggok gerobak yang bertuliskan bubur ayam.

Di suatu tempat, terlihat dari kejauhan ada banyak sekali penjual kaki lima yang sedang berdagang. Ketiga anak manusia tertarik untuk mendekatinya.

Si anak manusia yang paling tertua berseru, "Eh, itu kayaknya bubur ayam langganan kita deh!"

Si anak manusia yang lain yang memang menggunakan kacamata, "Hah? Mana? Mana? Moso’ sih?"

Si anak manusia lain yang kebetulan berstatus istri dari anak manusia tertua menyahut, "Iih! Iya! Iyaaa! Itu abang bubur yang biasa kita beli!"

Dan si anak manusia berkacamata lagi-lagi hanya dapat bertanya, "Mana siii? Kok aku gak ngeliat?"

Begitu mendekat, akhirnya si anak manusia berkacamata melihat juga si abang bubur ayam, "O iya! Asiiik! Akhirnya ketemu juga ama si abang bubur ayam! Cihuiii!"

Dengan semangat 45, ketiga anak manusia mendekati si abang bubur. Tinggal sepuluh langkah menuju si abang, tiba-tiba si abang pergi berlalu sekaligus dengan motor-motornya yang mengangkut dagangannya itu. Ketiga anak manusia panik mengejar si abang sembari teriak, "Abang! Abaaang! Tungguuu! Kita mau beli bubur ayaaaaam!"

"Dagangannya tumpah semua, mas-mbak.. Tu bekasnya, gak bersisa.. Tumpah semua.. Padahal baru jualan 10 mangkok..", si penjual minuman menerangkan. "Haaah? Masa si? Aduuuhh, kesian amattt…" Segala perasaan berkecamuk di hati ketiga anak manusia, dari perasaan kecewa karena abang buryam pergi sesaat ketika mereka sampai dan ingin memesan, sampai perasaan kasihan karena dagangan si abang tumpah gak bersisa. Akhirnya dengan langkah gontai dan perut yang keroncongan ketiga anak manusia pergi mencari bubur ayam yang lain.

Untungnya, cerita ini berakhir bahagia. Mereka menemukan pedagang bubur ayam yang lain. Sama-sama enak namun beda. Mulai dari kekentalan buburnya, potongan ayamnya, kerupuknya, sampe abangnya juga beda (kalo sama, horor juga kali ya?)

Tapi dari pengalaman itu, membuat si anak manusia berkacamata penasaran pengen nyoba bikin bubur ayam sendiri. Jadilah sisa hari itu, dia mencari resep-resep bubur ayam yang sekiranya mudah dibuat dan bahan-bahannya tersedia di dapurnya. Dan pada malam harinya, dia mencari sisa bahan yang belum tersedia di dapurnya.

Pada keesokan harinya, dia niat-bulat-tekad-kuat membuat bubur ayam. Ini dia resepnya :))

Buryam_spesial1Bubur Ayam Spesial

(Sumber: Situs dapurbunda, dimodifikasi: Anak manusia berkacamata)

untuk 6 porsi

Bahan:

2 sdm minyak goreng

1 sdm minyak wijen (sesame oil)

5 siung bawang putih, cincang

100 gr bawang bombay, cincang

300 gr daging ayam, potong-potong kecil

2 sdm saus tiram (oyster sauce)

1 sdt garam

1/2 sdt merica bubuk

1 sdm seasoning/chicken powder

150 gr jagung manis pipilan

Bubur:

150 gr beras

800-1000 ml air

3 cm jahe, memarkan

2 batang serai, memarkan

Taburan:

Kulit pangsit, iris dan goreng

Daun ketumbar

Cara membuat:

1. Bubur: Masak beras bersama air (800 ml), jahe dan serai hingga menjadi bubur setengah matang, angkat.

Buryam_spesial22. Panaskan minyak goreng dan minyak wijen, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Masukkan ayam, saus tiram, garam, merica, masak hingga ayam berubah warna. Tambahkan seasoning/chicken powder dan jagung, masak hingga ayam lunak, angkat. Masukkan ke dalam bubur, aduk rata.

3. Masak kembali bubur bersama ayam hingga bumbu merata dan ayam lunak, (dapat ditambah air 200 ml, jika merasa terlalu kental), angkat.

4. Sajikan hangat, taburi pangsit goreng dan daun ketumbar. Mmm, enyaaaakkk! Perpaduan lembutnya bubur, empuknya daging ayam dan renyahnya jagung manis, membuat mulut tidak dapat berhenti mengunyah, mengunyah dan mengunyaaah :9

Pesan Moral: Di setiap kejadian, selalu ada maksud di balik kejadian itu sendiri.

Pertanyaan: Apa ‘kecelakaan’ itu terjadi supaya si anak manusia berkacamata terdorong untuk membuat bubur ayam sendiri?

No responses yet

Jul 15 2006

Bolkus Pandan Wangi

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Cara terbaik untuk mendapatkan gagasan (ide) yang baik adalah dengan mendapatkan banyak gagasan. <Linus Pauling>

Hohoho. Senangnya hatiku bolkus-ku tertawa terbahak-bahak. Sekarang gue udah tau triknya bikin bolkus merekah. Jadi, selama ini gue salah di:

Saat memasukkan bahan-bahannya. Jadi bahan-bahannya jangan langsung dimasukin semua. Pertama banget, kocok gula sama telur sampai ngembang sekitar 3 menit, terus dilanjut masukin emulsifier, kocok lagi sekitar 5-7 menit. Baru masuk tepung dan air/soda.

Kalo kemaren kan baca di resep, langsung dimasukin semua lalu dikocok selama 10 menit. Mungkin kalo pake mikser gede, gak jadi masalah. Tapi kalo pake hand mixer kayag gue, mending dimasukin secara bertahap. Itu yang menyebabkan bolkus gue jadi mingkem alias gak tertawa alias gak merekah.

Dan juga, ternyata bukan air soda-nya  yang bikin jadi ngembang, karena udah gue coba pake susu, eh tetep merekah. Pake aer doang, eh tetep terbahak-bahak juga.

Tempo hari, Yu Harti mungkin gemes kali ya liat gue gagal mulu bikin bolkus, jadinya dia nanya resep bolkus ke tetangganya yang emang dagang bolu kukus. "Gampang, Buuu. Bikin bolu kukus tu gampang bangeeet.." Doh, walo dibilang gampang kalo guenya gak berhasil mulu kan lama-lama empet.

Dikasi resepnya: 2 telur, 1 sdt SP, 250 gr gula pasir, 250 gr tepung terigu sama aer 1 gelas belimbing. Itu resep dasar, tapi tehniknya bener-bener gue explore sendiri. Lah, gue kan gak ketemu langsung sama tetangganya Yu Harti. Pokoknya resep itu gue simak baik-baik sekaligus liat-liat resep-resep bolkus yang lain sembari gue eksperimen terus. Dan akhirnyaaa.. Berhasiiilll! Yippie! ^_^

Nah, resep di bawah ini, gue modif pake esens pandan sama pewarna hijou 2 tetes. Selamat mencoba! ;)

Bolkus_pandan3Bolu Kukus Pandan Wangi

untuk 12 buah

Bahan:

1 butir telur

100 gr gula pasir

1/4 sdt garam

1 sdt emulsifier (gue pake SP)

125 gr tepung terigu

100 ml air/susu/air soda/sprite

1/4 sdt esens pandan

2 tetes pewarna hijau

Cara membuat:

1. Panaskan kukusan hingga beruap banyak.

2. Kocok telur, gula dan garam dalam satu wadah sampai mengembang (3 menit). Masukkan emulsifier, kocok hingga putih, mengembang dan kental (5-7 menit). Masukkan tepung terigu bergantian dengan air, aduk hingga rata. Masukkan esens pandan. Aduk rata kembali.

Bolkus_pandan4_3 3. Ambil 3 sdm adonan, beri pewarna hijau, aduk hingga rata.

4. Tuang 2 sdm adonan putih ke dalam cetakan bolkus yang sudah dilapisi kertas, lalu di bagian atasnya tuang 1 sdt adonan hijau. Lakukan sampai  adonan habis.

5. Kukus selama 15-20 menit. Siap disajikan hangat. Mm, enyaaakkk! Empuk dan lembuuuutt! :9

Pesan Moral: Nampaknya asa bisa karena biasa :) Atau practise makes perfect?

Pertanyaan: Apakah kuning telur penyebab tidak mekarnya bolu kukus?

No responses yet

Next »