Jul 07 2007
Pastel Goreng Spesial
Kutipan: Menjadi tua memang menyedihkan, tetapi menjadi matang sungguh menyenangkan. <Brigitte Bardot>

Yup. Spesial karena postingan ini khusus diperuntukkan buat temankuw yang ultahnya tanggal 8 Juli ini. Widiaaa, hepi bersdei tu yu yaaa!
Wish you all the BEST
Bikin pastel ini jadi keinget Widia, dulu waktu jaman-jamannya SMU, dia kalo jajan suka beli pastel dan dengan bar-barnya gue suka minta gigit dan kena bagian telurnya yang dia eman-eman banget buat dimakan terakhir. Huahahaha!
Kalo inget itu jadi merasa bersalah, dan sebagei permintaan maafkuw, terimalah pastel goreng spesial pake telur dengan potongan besar, Wid!
Pastel Goreng Spesial
Gabungan dari segala sumber
untuk: 30-32 buah

Bahan:
Kulit Pastel:
250 gr tepung terigu serbaguna
1 butir telur
50 gr margarine, lelehkan
75 ml air dingin
Isian:
2 sdm peres margarine
3 siung bawang putih, cincang halus
4 buah bawang merah, cincang halus
2 buah wortel sedang, potok kotak-kotak kecil
8-10 buncis, potong tipis
50 ml air
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdm gula pasir
1/2 pak bihun, rendam air panas 10 menit, tiriskan, potong-potong pendek
3 batang seledri, potong-potong kecil
5 butir telur rebus, masing-masing potong 6 bagian
Cara membuat:
1. Kulit pastel: Masukkan tepung dalam satu wadah, campur dengan telur, aduk rata. Masukkan margarine sedikit-sedikit sambil diaduk hingga tercampur rata. Masukkan air, campur rata. Uleni hingga kalis. Tutup dengan lap basah, agar permukaannya tidak kering. Sisihkan.
2. Isian: Panaskan margarine dalam saute pan dengan api sedang. Masukkan bawang putih dan bawang merah, tumis hingga harum. Masukkan wortel, tumis hingga layu. Masukkan buncis, tumis sebentar. Masukkan air, biarkan hingga wortel dan buncis matang dan airnya menyusut. Masukkan garam, merica dan gula, aduk rata. Masukkan bihun, aduk rata. Terakhir, masukkan batang seledri, aduk rata. Matikan api. Sisihkan.
3. Penyelesaian: Ambil sebagian adonan kulit, giling hingga tipis (seperti kulit pangsit), potong dengan ring cutter diameter 10 cm. Taruh di bagian tengahnya 1/2 sdm isian dan sepotong telur rebus, lipat kulit menjadi setengah lingkaran dan pilin pinggirnya hingga rapat (agar jika digoreng tidak terbuka). Lakukan hal yang sama dengan sisa adonan kulit dan isian.
4. Goreng pastel dalam minyak banyak dan api yang panas. Sesekali siram-siram pastel dengan sendok kayu agar pastel mengembang. Goreng hingga pastel berwarna coklat keemasan. Angkat dan tiriskan. Siap disajikan hangat dengan cabe rawit. Hmm, yameehh! :9
Pesan: Kalo mau tambah yummy lagi, pake ayam dan udang cincang kira-kira 150 gr. Hmm, enyakkks! :9
Pertanyaan: Ada yang punya resep panada? Lagi ketagihan memilin nih, hoho. Maklum deh, baru bisa, hihihi
Oh ..Ayu…
betapa bersyukurnya daku dan dede’ dengan keahlianmu memasak ini. Kami selalu full fed dgn makanan enak nan bergizi. huahauhauahuh …..
Hahaha!
Sip deh, mbak
Asal ga komplen masalah berat badan aja yah.. kikiki! ;P
Ayu,
Salam kenal.
Boleh tau berapa biaya belajar memasak di JCC? Pengen belajar di sana nih. Kasih info dong ttg JCC.
Thanks ya…