Archive for January 5th, 2008

Jan 05 2008

Strawberry Mirror Cake

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Motivasi tak akan pernah bisa dipaksakan. Seseorang harus berkeinginan untuk melakukan sebuah pekerjaan yang baik. <Dale Carnegie>

Awal tahun mari kita buka dengan resep yang seger-seger. Hmm. Strawberry Mirror Cake. Cake Vanilla lapis Strawberry Bavarian Cream, terus di lapisan atasnya diguyur jelly merah bening layaknya cermin. Amboiii, siapa yang tak tergoda untuk mencicipinya? :9

Resep aselinya ada di sini, yang di bawah udah gue skip bikin mirrornya. Gue permudah pake agar-agar bubuk, mengingat bikin bavarian cream-nya udah ribet bennerr, hehe ;P

Langsung aja yaaa, ini dia resepnya..

Strawberry_mirror_cake7
Strawberry Mirror Cake

untuk: 1 cake ukuran diameter 25cm
Sumber: Culinary Concoctions-Peabody

Bahan:
Vanilla Sponge Cake:

3 butir telur utuh
3 butir kuning telur
1/4 cup gula
1 sdt vanilla ekstrak
3 butir putih telur
1/8 sdt cream of tar-tar (bisa diganti 3/8 air lemon atau white vinegar 5%)
2 sdm gula
2/3 cup tepung terigu, ayak

Soaking Syrup:
1/2 cup air
1/3 cup gula
2 sdm kirsch/strawberry liqueur (bisa dihilangkan)

Strawberry Bavarian Cream:
2 1/2 sdm gelatin bubuk (kebanyakan menurut gue, bisa dijadiin 1 atau 1 1/2 sdm)
1 1/2 cup strawbery puree, saring (gue gak disaring, cuman diblender halus aja)
5 butir kuning telur
2/3 cup gula
1 1/2 cup susu cair
1 sdm air lemon
Beberapa tetes pewarna merah
1 3/4 cup whipping cream

Strawberry Mirror:
1 sachet agar-agar bubuk
50 gr gula
700 ml air
1/2 sdt pasta strawberry

Strawberry_mirror_cake2Cara membuat:
1. Vanilla Sponge Cake: Panaskan oven dengan suhu 180 derajat celcius, siapkan loyang bundar diameter 22 cm, olesi mentega dan alasi dengan kertas roti. Sisishkan.
2. Dalam satu wadah, kocok telur, kuning telur dan gula hingga kental dan ringan. Masukkan vanilla, kocok hingga rata.
3. Dalam wadah lain, kocok putih telur hingga mengembang, masukkan cream of tar-tar, kocok terus hingga kaku. Masukkan gula, kocok hingga putih telur mengkilap (jangan over beat).
4. Masukkan ayakan tepung ke dalam kuning telur, aduk balik perlahan. Masukkan seperempat bagian putih telur, aduk balik perlahan. Masukkan sisa putih telur, aduk balik perlahan kembali.
5. Tuang ke dalam loyang, panggang selama 20-25 menit hingga permukaannya kecoklatan. Keluarkan dari oven. Biarkan atas rak kawat hingga dingin. Kemudian belah cake membujur menjadi 2 bagian. Sisihkan.
6. Soaking Syrup: Dalam saucepan, campur air dan gula. Panaskan di atas api sedang, aduk hingga gula larut. Dinginkan. Masukkan kirsch, aduk rata. Masukkan ke dalam kulkas hingga saat akan digunakan.
7. Strawberry Bavarian Cream: Dalam satu wadah, campur gelatin dengan strawberry puree, aduk hingga tercampur rata. Sementara itu, panaskan susu cair.
8. Dalam wadah lain, kocok kuning telur hingga ringan, masukkan susu panas, aduk dengan sendok kayu. Tuang balik ke saucepan, panaskan kembali dengan api kecil-sedang. Aduk hingga mengental (jangan terlalu lama/terlalu panas, nanti akan berubah jadi scramble egg, hoho). Angkat dan tuang ke dalam campuran gelatin, aduk hingga tercampur rata. Taruh pan di atas wadah yang berisi air es, biarkan hingga mencapai kekentalan seperti krim kocok.
9. Kocok whipping cream hingga puncak tumpul. Masukkan ke dalam campuran gelatin, aduk hingga tercampur rata.
Strawberry_mirror_cake110. Strawberry Mirror: Dalam saucepan, panaskan agar-agar bubuk, gula dan air di atas api sedang hingga mendidih. Matikan api, biarkan uapnya hilang. Masukkan pasta strawberry, aduk rata. Biarkan dingin (tapi jangan sampai membeku).
11. Penyelesaian: Taruh mika ukuran diameter 25 cm di atas alas kue. Taruh satu bagian vanilla cake, ciprati dengan soaking syrup. Tuang setengah bagian strawberry bavarian cream. Ratakan permukaannya dengan spatula. Taruh satu bagian vanilla cake lainnya, ciprati kembali dengan soaking syrup, tuang sisa strawberry bavarian cream, ratakan permukaannya dengan spatula kembali. Terakhir, tuang strawberry mirror di bagian atas cake. Dinginkan di dalam kulkas selama 4 jam atau semalaman hingga set.

Pesan: Jangan keder yah sama step-step nyah, begitu cake ini masuk mulut, dijamin terbayar sudah keribetannya. Beneran! :D
Pertanyaan: Mau? :))

2 responses so far

Jan 05 2008

Selamat Datang 2008

Published by jurnalharianku under Uncategorized

Kutipan: Keyakinan untuk meraih sukses adalah jauh lebih penting dari apapun juga. <Abraham Lincoln>

Haiiiii! Selamat tahun baru, semuanyaaa! Semoga tahun ini kita dapat menjadi manusia yang lebih baiiikk. Amieenn. Tahun baru, semangad semakin baruuu! :D

Kemaren, menutup tahun 2007 dengan bakar-bakaran alias barbeque-an, hehee. Awalnya rencananya mau bakar-bakaran di halaman belakang. Namun apa daya, hujan tak kunjung reda. Jadilah, kami bbq-an di teras depan. Hoahaha. Terus, karena ga pernah bbq-an tahun-tahun sebelumnya, kita juga ga antisipasi bahwa seluruh umat manusia cenderung punya niad sama, yaitu bbq-an. Hoaahh, gue mendapat pelajaran yang berharga di sini: beli bahan-bahan di jam-jam terakhir menjelang tahun baru sangat tidak disarankan. Habis semua, dooonngg.

Yasuw, dengan semangad tak gentar menyambut tahun 2008, akhirnya dengan bahan seadanya gue tetep meracik saus bbq (yaaa, gue bikin sendiri sausnya doonng, pantang pakek saus yang udah jadi. Gayaaa!), dan karena itu pula lah, gue ga sempet nonton Kamulah Satu-satunya dan Nagabonar Jadi 2. Yah, tak apa lah, nanti beli VCD-nya ajah :))

Karena gak puwas sama hasil bbq-an kemaren, niadnya di awal tahun 2008 ini kita mau bbq-an lagi, dengan bahan-bahan yang dipersiapkan dengan seksama dan dalam tempo yang singkat-singkatnya (loh, kok kayag proklamasi??)

Owiyah, di akhir tahun 2007 kemaren dipenuhi dengan tangisan, halah. Pertama, waktu nonton Seleb Dance terakhir -yang mana dimenangkan oleh Cynthia dan Surya- dan waktu di bagian terakhir Cynthia dilamar Surya, gue sukses menangis terharu. Uuuhh, tooo twiiittt :’) Terus malemnya, mbaca Indonesian Idle-nya Okke ‘Sepatumerah’ dan di bab Diandra minta maaf sama temennya gue sukses nangis lagi, huhu. Terus terakhir, waktu baca Sang Pemimpi-nya Andrea Hirata. Waahh, kalo buku ini mah, lupa nangisnya di bab mana aja? Abis mayan sering, huehehe ;P

Novel01















Nah, di tahun 2008 ini, gue mengawalinya dengan membaca Edensor-nya Andrea Hirata :))

Tau ga? Ternyata, tanpa gue sadari, selama ini gue kangen sama yang namanya membaca buku/novel, hihihiy. Ayu yang aneh ;P

Pesan: Mari kita sambut tahun 2008 ini dengan smangad! :D
Pertanyaan: Ada yang punya referensi buku/novel wajib baca? :))

No responses yet