Archive for March 4th, 2008

Mar 04 2008

MPASI - Bubur Lembut Sehat Alami

Published by jurnalharianku under herRECIPES

Kutipan: Tak seorangpun yang lahir ke dunia ini tanpa ada pekerjaan. Akan senantiasa ada pekerjaan dan alat-alat kerja, dan itu hanya untuk mereka yang mau saja. <James RL>

Ini nih yang bikin tantenya Kiky punya kesibukan baru. Hehehe. Yup, nyiapin makannya Kiky. Setelah memilah-milah dari 4 buku, akhirnya pilihan favorit jatuh pada buku Variasi Makanan Sehat Bayi - Wied Harry Apriadji. Bukan berarti ketiga buku lainnya ga bagus loh, hanya tantenya paling sreg ya sama buku itu, banyak ilmu yang didapet dari buku tsb :))

Selain itu, sekarang karena udah tau takaran Kiky, jadi ya tinggal dikombinasiin aja antara karbohidrat kompleks sama sayur (serat). Kukus, terus diblender lembut. Sajikan :)

Kolase_bubur_lembut_kiky_2

 

Variasi bubur lembut yang dimakan Kiky udah lumayan banyak loh. Jagung-Bayam, Ubi Merah-Wortel, Nasi-Wortel, Kentang-Brokoli, Kentang-Wortel, Ubi merah-Brokoli, Kacang ijo-Bayam, Ubi merah-Kembang kol, sama Labu kuning-Kacang polong. Rasa yang paling ajaib itu yang Kacang ijo-Bayam -rasanya kayak bubur kertas, huweks!- tapi Kiky lahap aja tuh makannya, ibu sama tantenya aja yang ga tega ngasi itu keseringan, hihihi ;)

Ini 3 resep dari buku itu..

Bubur_nasi_jingga2
Bubur Nasi Jingga

untuk 1 porsi
sumber: Buku Variasi Makanan Sehat Bayi - Wied Harry Apriadji

4 sdm (40 gr) beras, cuci, rendam 1 jam, tiriskan
2 sdm (20 gr) wortel/labu kuning/ubi jalar merah cincang
400 ml air
2-3 sdm cairan (air masak/ASI)

1. Masak beras dan air di atas api sedang hingga beras pecah dan empuk. Masukkan wortel/labu kuning/ubi jalar, lanjutkan memasak hingga semuanya matang dan menjadi bubur. Angkat.
2. Sisihkan hingga hangat. Masukkan ke dalam mangkuk blender, proses hingga lembut. Tuang ke mangkuk bayi, tambahkan cairan, aduk rata.

Bubur_bayam_kacang_hijau4
Bubur Bayam Kacang Hijau

untuk 1 porsi
sumber: Buku Variasi Makanan Sehat Bayi - Wied Harry Apriadji

1 sdm kacang hijau, rendam 3 jam
15 lembar (40 gr) daun bayam
2 sdm air rebusan kacang hijau-bayam

1. Rebus kacang hijau hingga empuk (7-8 menit), masukkan bayam. Teruskan memasak hingga bayam lunak (2 menit), tiriskan kacang hijau dan bayam. Sisikhan 2 sdm air rebusannya.
2. Blender kacang hijau dan bayam hingga lembut. Tuang ke mangkuk bayi, tambahkan air rebusan, aduk rata.

Bubur_ubi_merah_kembang_kol5
Bubur Ubi Merah Kembang Kol

untuk 1 porsi
sumber: Buku Variasi Makanan Sehat Bayi - Wied Harry Apriadji

50 gr ubi jalar merah kupas, potong-potong
1 kuntum kecil kembang kol
3 sdm cairan (air masak/ASI)

1. Kukus ubi jalar merah dan kembang kol hingga empuk.
2/ Setelah hangat, blender ubi, kembang kol dan cairan hingga lembut. Tuang ke mangkuk bayi.

Pesan: Porsinya bisa disesuaikan lagi, disesuaikan dengan kemampuan makan si bayi. Bisa ditambah cairan juga kalo dirasa terlampau kental.
Pertanyaan: Ada buku resep makanan bayi yang direkomen?

No responses yet

Mar 04 2008

Lagu Anak-Anak (1)

Published by jurnalharianku under herLIL'NEPHEW

Kutipan: Tidak ada yang lebih membahagiakan selain mencintai pekerjaanmu dan mengetahui bahwa hal itu berarti. <Katherine Graham>

Errr. Belakangan ini, gue ngerasa miskin lagu anak-anak nih. Masih dalam rangka mengoptimalkan tumbuh-kembang Kiky, gue berusaha memperkenalkan sebanyak mungkin lagu anak-anak ke dia. Bukan, bukan lagu anak-anak berbahasa inggris, kalo itu mending langsung diputerin CD-nya, banyak dijual di toko kaset/CD. Secara lafal enggres gue ngga bagus, daripada ntar lafal Kiky ikut-ikutan ngga bener, huahuahua :D Ato cance cincha lawra mau menyanyikannya untuk ponakankyu? Hihihiy ;)

Gue malah ngerasa kesulitan cari lagu anak-anak berbahasa indonesia. Jadi, sebisa mungkin gue banyak-banyak nyanyi lagu indonesia buat Kiky. Itupun gue kadang gak tau judul benernya apa sama siapa penciptanya? :-I

Sejauh ini, yang sering gue nyanyiin..

Pamanku Datang
Kemarin paman datang
Pamanku dari desa
Dibawakannya rambutan, pisang
Dan sayur mayur, segala rupa
Bercrita, Paman, tentang ternaknya
Berkembang biak semua

Kasih Ibu
Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia

Pemandangan
Memandang alam dari atas bukit
Sejauh pandang kulepaskan
Sungai tampak berliku
Sawah hijau terbentang
Bagai permadani di kaki langit
Gunung menjulang
Berpayung awan
Oooh, indah pemandangan

Desaku
Desaku yang kucinta
Pujaan hatiku
Tempat ayah dan bunda
Dan handai taulanku
Tak mudah kulupakan
Tak mudah bercerai
Selalu kurindukan
Desaku yang permai

Awan
Kulihat awan seputih kapas
Arak-berarak di langit luas
Andai kudapat ke sana terbang
Akan kuraih, kubawa pulang

Ambilkan Bulan, Bu (Cipt. Pak AT Mahmud)
Ambilkan bulan, Bu
Ambilkan bulan, Bu
Yang slalu bersinar
Di langit
Di langit, bulan benderang
Cahyanya sampai ke bintang
Ambilkan bulan, Bu
Untuk menemani
Tidurku yang lelap
Di malam gelap

Pelangi
Pelangi pelangi
Alangkah indahmu
Merah, kuning, hijau
Di langit yang biru
Pelukismu agung
Siapa gerangan
Pelangi, pelangi
Ciptaan Tuhan

Bintang Kejora
Kupandang langit
Penuh bintang bertaburan
Berkelap-kelip seumpama intan berlian
Tampak sebuah lebih terang cahayanya
Itulah bintangku
Bintang kejora yang indah slalu

Hujan (1)
Tik tik tik bunyi hujan
Di atas genting
Airnya turun tidak terkira
Cobalah tengok dahan dan ranting
Pohon dan kebun basah semua

Hujan (2)
Hujan rintik-rintik
Turun rintik-rintik
Di halaman di kebun
Hujan rintik-rintik
Ambilkan payung yang sperti jamur
Hujan rintik-rintik tak berhenti

Naik-Naik ke Puncak Gunung
Naik, naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali
Naik, naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali
Kiri kanan kulihat saja
Banyak pohon cemara aaa
Kiri kanan kulihat saja
Banyak pohon cemara

Burung Kutilang
Di pucuk pohon cemara
Burung kutilang berbunyi
Bersiul-siul sepanjang hari
Dengan tak jemu-jemu
Mengangguk-angguk sambil berseru
Trililiii Lilililililiiiii

Sambil berlompat-lompatan
Paruhnya slalu terbuka
Digeleng-gelengkan kepalanya
Menatap langit biru
Tandanya suka, ia berseru
Trililiii Lilililililiiiii

Cicak
Cicak cicak di dinding
Diam-diam merayap
Datang seekor nyamuk
Hap! Lalu ditangkap

Kelinciku
Berlompat-lompat
Jalan kelinciku
Telinganya bergerak selalu
Kukejar-kejar sampai aku lelah
Tak tertangkap Hap! Karena cepat

Kupu-Kupu
Kupu-kupu yang lucu
Kemana engkau terbang
Hilir mudik mencari
Bunga-bunga yang kembang
Berayun-ayun
Pada tangkai yang lemah
Tidakkah sayapmu
Merasa lelah

Bebek
Dengarlah kwek kwek kwek
Dengarlah kwek kwek kwek
Suara bebekku
Selalu kwek kwek kwek
Selalu kwek kwek kwek
Tak mengenal jemu

Becak (yaaa, walopun sekarang udah gak ada kendaraan itu yaa, tapi kan belum ada juga lagu Busway, huehehe)
Saya mau tamasya
Berkeliling, keliling kota
Hendak melihat-lihat
Keramaian yang ada
Saya panggilkan becak
Kereta tak berkuda
Becak! Becak! Coba bawa saya

Saya duduk sendiri
Sambil mengangkat kaki
Melihat dengan asyik
Ke kanan dan ke kiri
Lihat, becakku lari
Bagaikan tak berhenti
Becak! Becak! Jalan hati-hati

Delman
Pada hari minggu, kuturut ayah ke kota
Naik delman istimewa, kududuk di muka
Kududuk samping pak kusir yang sedang bekerja
Mengendarai kuda supaya baik jalannya
Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuuukk
Tuk tik tak tik tuk tik tak, suara sepatu kuda

Kereta Api
Naik kereta api tut tut tuuut
Siapa hendak turut
Ke Bandung, Surabaya
Bolehlah naik dengan percuma
Ayo, kawanku
Lekas naik, kretaku tak berhenti lama

Kapal Api
Lihatlah sebuah titik
Jauh di tengah laut
Makin lama makin jelas
Bentuk rupanya
Itulah kapal api
Yang sedang berlayar
Asapnya yang putih
Mengepul di udara

Dua Mata Saya
Dua mata saya
Hidung saya satu
Dua kaki saya
Pakai sepatu baru
Dua telinga saya
Yang kiri dan kanan
Satu mulut saya
Tidak berhenti makan

Kepala Pundak Lutut Kaki
Kepala pundak lutut kaki lutut kaki
Kepala pundak lutut kaki lutut kaki
Daun telinga mata hidung dan pipi
Kepala pundak lutut kaki lutut kaki

Makan
Sebelum kita makan, Dik
Cuci tanganmu dulu
Menjaga kebersihan, Dik
Demi kesehatanmu
Banyak-banyak makan
Jangan ada sisa
Makan jangan bersuara
Banyak-banyak makan
Jangan ada sisa
Ayo makan bersama

Mandi
Ayo, Dik, ayo
Ayo, pergi mandi
Mandi sendiri tak usah ditolong ibu
Gosoklah badanmu
Lengan, tangan dan kaki
Pakai sabun mandi
Hingga bersih tak berdaki
Bung sik sik bung sik siikk
Bung sik sik buung
Bung sik sik bung sik siikk
Bung sik sik buung

Pesan: Yang tau siapa pencipta lagu-lagu di atas, boleh loh kasitau ke gue :))
Pertanyaan: Ada yang tau lagu anak-anak (indonesia) lainnya?

No responses yet

Mar 04 2008

Kiky 7 Bulan

Published by jurnalharianku under herLIL'NEPHEW

Kutipan: Berbuat baiklah dalam setiap situasi tanpa mengharap imbalan. Suatu hari nanti seseorang mungkin saja melakukan hal yang sama untuk Anda. <Putri Diana>

Kiky sekarang udah 7 bulan per tanggal 22 Februari kemaren. Beratnya 9,6kg. Wuuhuuu, sehat terus ya, Sayang! :-*

Sebelum 7 bulan kemaren, dia udah mulei bisa tepuk-tepuk tangannya sendiri. Lucu deh. Serius, gitu, ngelakuinnya :D

Makannya udah mulei sering. Tugas tantenya lah yang meracik makannya setiap pagi dan sore hari. Yup, bubur Cerelac-nya udah ngga lagi. Bukannya kenapa-napa. Bukan karena ada berita kalo bubur instan berbakteri, juga. Hanya saja, bubur instan itu kalo terlampau lama, jadinya cenderung mencair. Nah, kalo mencair gitu, tantenya ngerasa kesulitan nyuapin ke Kiky-nya.

Maklumlah, Kiky kalo makan ga bisa diem. Beneran. Kiky kalo makan, maunya mangkuknya dipegang pinggirannya sama dia. Dilongok gitu, sepertinya dia pengen tau, apa sih yang dimakan sama dia? Biasanya kalo tangannya udah di pinggiran mangkuk gitu, kita meleng dikit, tangannya clup! udah masuk aja gitu, ngubek-ngubek buburnya. Anak pintarrr! :D

Dan, jangan dikira megangnya lemah, dia nariknya kuat banged loh. Sebagai gambaran gimana kuatnya dia, tutup piano yang berat itu udah
berhasil dia tarik. Jadi dia narik penyangga partitur sampe mau ketutup, gitu. Hadoooh. Untung, tantenya sigap. Walo, sempet sport jantung juga tantenyah :-I

Jadi sekarang, kalo waktunya makan tuh jadi ajang tarik-tarikan antara ponakan dan tante, huahahaha :D Kalo dilarang megang mangkuk, dianya marah, terus mulutnya dikunci rapat-rapat. Ya udah, akhirnya solusinya tantenya ngomong, "Boleh, boleh dipegang mangkuknya, tapi A’.." (mangap, maksudnya) sekaligus kita waspada supaya tangannya gak sampe masuk mangkuk. Walopun begitu, tetep aja, tantenya sempet kecolongan beberapa kali, hehehe. Anak pintarrr! :D

Jadi, sekarang jadwal makannya Kiky:
Pagi - Puree buah (3sdm)
Siang - Bubur biskuit Farley’s (2keping)
Malem - Bubur lembut, ngolah sendiri, gabungan karbohidrat kompleks sama serat. Biasanya dikukus, terus diblender sampe lembuuutt banged (4sdm)

Porsi Kiky sekali makan emang cenderung ga banyak, 4 sdm. Lebih dari itu, dia udah nolak. Makanya, sekarang rencananya mau ditambah porsinya. Bukan dibanyakin, tapi jadi lebih sering. Jadi, pagi puree buah (3sdm). Siang, bubur lembut (4sdm). Pagi sama sore, bubur biskuit (masing-masing 1 keping). Malem, bubur lembut lagi (4sdm).

Kiky juga keliatannya lebih lahap kalo dibikinin bubur lembut daripada yang instan. Jadi walo butuh waktu lebih banyak buat nyiapinnya, tapi hati rasanya lebih seneng ngeliat dia makannya lahap :))

No responses yet